Sabtu, 02 Februari 2013

Perjalanan Hati Seorang Lelaki oleh Ayu Sutarto

Judul Novel : Perjalanan Hati Seorang Lelaki
Pengarang : Ayu Sutarto
Penerbit : Masmedia Buana Pustaka
Tahun Penerbit : 2009

Sinopsis

Novel Perjalanan Hati Seorang Lelaki karya Ayu Sutarto adalah novel yang menceritakan tentang kisah perajalanan tokoh Bima dalam memperjuangkan cita-citanya, percintaan, dan keluarga. Bima sebagai tokoh sentral dalam cerita, memiliki pengaruh besar terhadap keberadaan tokoh-tokoh lain.
Cerita diawali dengan kisah perjalanan Bima dalam memperjuangkan S3-nya di Universitas Indonesia. Bima mengenal seorang gadis yang bernama Mega, menyebabkan dirinya jatuh cinta kepada Mega. Sedangkan Mega sendiri adalah sosok perempuan muda yang masih menempuh pendidikan S1-nya di jurusan Sastra Inggris semester enam. Mega dengan Bima memiliki perbedaan usia yang beda jauh. Bima sendiri, adalah seorang duda beranak satu. Bima dua kali gagal menjalin ikatan pernikahan dengan perempuan. Istri yang pertama bernama Yati, dari istri pertama inilah Bima dikaruniai seorang putri yang bernama Wati. Dari istri yang kedua, tidak memberikan keturunan. Karena baru tiga bulan menjalin pernikahan, Bima ditinggal mati olehnya.
Puncak cerita novel Perjalanan Hati Seorang Lelaki ini mencapai titik puncak ceritanya yaitu pada kisah perjalanan Bima saat menempuh studinya dan mengerjakan risetnya tentang suku Tengger. Tepatnya ketika Bima berada di negeri Belanda. Di negeri itulah, godaan demi godaan menghampiri Bima. Pasalnya kesetiaan cinta Bima terhadap Mega diuji dengan datangnya perempuan Suriname yang jatuh cinta kepadanya. Kehadiran perempuan Suriname itu, membuat kesetiaan Bima sempat terkecoh. Namun ketika Mega di negaranya mendapatkan suatu musibah, yang membuat ia shock dan tidak percaya diri lagi. Dari sinilah kesetiaan Bima kepada Mega tumbuh kembali, membuat Bima secepat-cepatnya untuk menyelesaikan risetnya dan dapat segera kembali ke tanah air. Kemudian Bima memberanikan diri untuk melamar Mega.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar